Banggai Cerdas Berbudaya – Kecamatan Masama menggelar kegiatan Rapat Kerja (Raker) Tahunan yang diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan dari berbagai jenjang, mulai dari PAUD, SD/MI, SMP/MTs hingga SMA. Jumlah peserta yang hadir mencapai 252 orang, yang terdiri dari PNS, PPPK, hingga tenaga honorer.
Raker ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai, yang diwakili oleh Kabid Pembinaan SD, Ichwan Amatahir, S.Pd. Dalam arahannya, Ichwan menyampaikan pesan penting dari Bupati Banggai, bahwa lima tahun ke depan adalah era penguatan disiplin ASN, yang menjadi pondasi utama dalam membangun budaya kerja berkinerja tinggi di sektor pendidikan. Hal ini didasari oleh regulasinya, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).
“Disiplin bukan hanya soal kehadiran, tetapi juga menyangkut tanggung jawab, etika kerja, dan komitmen untuk memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada masyarakat,” ujar Ichwan.
Dalam sesi pengantar rapat kerja, Koordinator Pendidikan Kecamatan Masama H. Burhan, S.PD, M.Pd menyampaikan beberapa arahan penting, di antaranya:
1. Para kepala sekolah dihimbau untuk melaksanakan supervisi manajerial di awal tahun ajaran guna memastikan jalannya manajemen sekolah yang efektif. Kemudian pada bulan November 2025, supervisi akan dilanjutkan ke proses pembelajaran di kelas.
2. Para guru juga diminta untuk menyiapkan administrasi pembelajaran secara tertib dan lengkap, agar saat masuk kelas, mereka sudah memiliki pedoman yang sesuai dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).
3. Setiap satuan pendidikan diharapkan menyusun ARKAS (perencanaan anggaran sekolah) berdasarkan data dari Rapor Pendidikan, sebagai upaya menyelaraskan rencana kegiatan dengan kebutuhan riil sekolah.
Untuk memperkaya wawasan dan meningkatkan kompetensi para peserta, panitia menghadirkan dua narasumber berpengalaman. Yang pertama adalah Jumiran, S.Pd, M.Pd, seorang Guru Pengajar Praktik yang membawakan materi tentang Pembelajaran Mendalam, yaitu pendekatan yang menekankan pemahaman bermakna, keterampilan berpikir kritis, dan refleksi dalam proses belajar.
Sementara itu, narasumber kedua, Fikri Bungel, S.Pd, M.Pd, menyampaikan materi tentang Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI). Materi ini membuka wawasan peserta tentang pentingnya penguasaan teknologi dalam dunia pendidikan dan bagaimana AI bisa dimanfaatkan dalam proses pembelajaran.
Kegiatan Raker ini menjadi momentum penting bagi seluruh PTK di Kecamatan Masama untuk menyatukan langkah, memperkuat kolaborasi, serta mempertegas komitmen bersama dalam membangun pendidikan yang disiplin, modern, dan relevan dengan tuntutan zaman.
















