Oleh : Ridayati
Di ruang sunyi,
ada cahaya kecil menyala—
bukan dari buku,
bukan dari angka,
tapi dari hati yang belajar jujur pada dirinya sendiri.
Pendidikan bukan sekadar hafalan kata,
ia adalah cermin
yang memantulkan siapa kita saat tak ada yang melihat.
Guruku berkata,
“Nilai terbaik adalah yang tak tertulis di rapor,
melainkan yang berakar di jiwa.”
Kejujuran, kesabaran, rasa hormat—
itulah pelajaran yang tak lekang,
meski lembar ujian telah usang.
Karakter tumbuh pelan,
seperti pohon yang sabar menunggu hujan,
dan setiap luka yang pernah kita alami
menjadi pupuk yang diam-diam menguatkan.
Maka, biarlah kita belajar
menjadi manusia sebelum menjadi apa pun yang lain,
karena dunia tak hanya butuh orang pintar—
dunia butuh hati yang benar.
Toili, 12 Agustus 2025
KB Puspa Indah Benteng
dibacakan oleh Rastono Sumardi








