Berita  

PKBM Mentari Tingkatkan Kompetensi Lifeskill Warga Belajar

banner 120x600
banner 468x60

Banggai Cerdas Berbudaya — Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mentari menyelenggarakan kegiatan lifeskill pembuatan pupuk organik bagi warga belajar, sebagai upaya penguatan kompetensi keterampilan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kegiatan ini berlangsung sejak 22 November hingga 15 Desember 2025, dimulai dengan tahap pengumpulan bahan baku kompos hingga proses praktik intensif di lapangan.

banner 325x300

Pelatihan dilaksanakan di Rumah Kompos Kelompok Tani Cempaka Putih, sebagai lokasi praktik utama. Kehadiran warga belajar PKBM Mentari menjadi bagian penting dari pelaksanaan program ini, mengingat keterampilan yang diberikan ditujukan untuk meningkatkan kemampuan produktif masyarakat, termasuk mereka yang tidak melanjutkan pendidikan formal.

Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yaitu Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Simpang Raya, Tri Wibowo, SP, dan Ketua Kelompok Tani Cempaka Putih, I Wayan Sudiasa. Keduanya memberikan materi terkait teknik pembuatan pupuk organik, pengelolaan bahan baku, proses fermentasi, hingga pemanfaatan produk kompos untuk pertanian berkelanjutan.

Ketua PKBM Mentari, Wiyanto, D.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga belajar serta membuka peluang usaha berbasis keterampilan. Ia juga menyampaikan harapan agar Pemerintah Daerah dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dapat terus memberikan dukungan sehingga program lifeskill semacam ini dapat berkelanjutan.

Dalam keterangannya, Ketua PKBM menegaskan bahwa keterampilan pembuatan pupuk organik merupakan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan mendukung program pertanian ramah lingkungan. Selain itu, pelatihan ini dinilai mampu memberikan nilai tambah bagi warga belajar, baik dalam aspek pengetahuan maupun peluang ekonomi.

Kegiatan lifeskill yang dilaksanakan PKBM Mentari ini merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu layanan pendidikan nonformal di Kabupaten Banggai. Melalui pendekatan berbasis praktik dan kerja sama dengan kelompok tani, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas warga belajar dalam memanfaatkan keterampilan secara mandiri dan produktif.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *