Banggai Cerdas Berbudaya— Upaya percepatan transformasi digital di dunia pendidikan kembali mendapat penguatan melalui Kegiatan Pendampingan Digitalisasi Pembelajaran yang digelar pada Senin (17/11) di SMA Negeri 2 Pagimana. Kegiatan ini merupakan program strategis Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi, yang bertujuan meningkatkan kapasitas satuan pendidikan dalam mengintegrasikan teknologi pada proses belajar mengajar.

Acara dibuka secara resmi oleh Koordinator Pendidikan (Kordik) Kecamatan Lobu Bambang Mohamad Dandu, S.Pd yang menekankan pentingnya kesiapan sekolah menghadapi era digital untuk memastikan mutu layanan pendidikan tetap relevan dan adaptif. Hadir pula sebagai narasumber utama, Ibu Dewi Madokala, M.Pd, yang membawa perspektif mendalam terkait kebijakan, implementasi, serta praktik terbaik digitalisasi pembelajaran di sekolah. Turut mendukung jalannya kegiatan, panitia lokal dari SMA Negeri 2 Pagimana memastikan seluruh rangkaian berjalan kondusif dan tertata.
Kegiatan ini diikuti oleh sembilan satuan pendidikan lintas jenjang, mulai dari SD, SMP, hingga TK. Dua satuan PAUD turut ambil bagian, yakni TK ABA Bolobungkang dan TK Permata Hati Balean, yang menunjukkan bahwa digitalisasi tidak hanya menjadi kebutuhan pendidikan dasar dan menengah, tetapi juga sudah merambah pendidikan usia dini. Partisipasi beragam satuan pendidikan ini memperlihatkan kesadaran kolektif terhadap urgensi peningkatan literasi digital di lingkungan sekolah.
Melalui sesi pendampingan, para peserta diperkenalkan pada berbagai platform pembelajaran digital, strategi asesmen berbasis teknologi, serta pemanfaatan perangkat digital dalam kegiatan literasi dan manajemen sekolah. Kegiatan ini juga mendorong kolaborasi antarsekolah untuk saling berbagi praktik baik dalam memanfaatkan teknologi guna meningkatkan efektivitas pembelajaran.
Dengan komitmen BPMP Provinsi dan dukungan para pemangku kepentingan pendidikan di daerah, pendampingan ini menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih modern, responsif, dan siap menghadapi tantangan era digital. Kegiatan serupa diharapkan terus digelar secara berkelanjutan agar seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Banggai semakin adaptif dalam penerapan pembelajaran berbasis teknologi.


















