Banggai Cerdas Berbudaya — Upaya percepatan transformasi digital di lingkungan pendidikan kembali ditegaskan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai. Melalui kegiatan Pengimbasan Digitalisasi Pembelajaran yang mulai bergulir pada 18–25 November 2025, Disdikbud Banggai resmi menggerakkan rangkaian pendampingan teknis bagi guru-guru Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di seluruh kecamatan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari Bimtek Digitalisasi Pembelajaran yang dilaksanakan oleh Kemendikdasmen, Direktorat SMP. Di tingkat daerah, langkah ini diturunkan dalam bentuk pengimbasan yang diharapkan mampu memperluas dampak dan memastikan setiap sekolah memiliki kompetensi digital memadai.
Dalam surat resmi yang ditandatangani Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai, Syamsul Bahri Lanta, S.STP, dijelaskan bahwa pengimbasan ditujukan bagi guru TIK sebagai perpanjangan tangan implementasi digitalisasi di sekolah mereka masing-masing.
Kegiatan pengimbasan dilaksanakan secara terjadwal di enam sekolah pusat, dengan pembagian wilayah sebagai berikut:
18 November 2025 — SMPN 1 Pagimana
Wilayah: Bunta, Nuhon, Simpang Raya, Pagimana, Bualemo, Lobu
19 November 2025 — SMPN 1 Balantak
Wilayah: Balantak, Balantak Utara, Balantak Selatan, Mantoh
20 November 2025 — SMPN 1 Masama
Wilayah: Luwuk Timur, Masama, Lamala
21 November 2025 — SMPN 8 Luwuk
Wilayah: Luwuk, Luwuk Selatan, Luwuk Utara
24 November 2025 — SMPN 1 Kintom
Wilayah: Nambo, Kintom, Batui, Batui Selatan
25 November 2025 — SMPN 10 Toili
Wilayah: Moilong, Toili, Toili Barat, Toili Jaya
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Syafrudin Hinelo, S.STP. M.Si melalui Plt. Sekdis Dikbud Banggai, Syamsul Bahri Lanta, menegaskan bahwa pengimbasan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan pemerataan kompetensi digital di seluruh SMP.
“Digitalisasi bukan lagi sekadar opsi—ini adalah fondasi sekolah masa depan. Melalui pengimbasan ini, kami ingin memastikan guru-guru kita benar-benar siap memimpin transformasi di kelas masing-masing,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Menurutnya, pengimbasan merupakan instrumen efektif untuk memperluas dampak Bimtek pusat hingga ke tingkat sekolah.
Dengan cakupan 23 kecamatan dan melibatkan ratusan guru TIK, pelaksanaan pengimbasan ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem digital yang telah dirintis melalui berbagai program sebelumnya. Disdikbud Banggai menargetkan seluruh SMP di daerah tersebut dapat memanfaatkan platform digital secara optimal, baik untuk kegiatan belajar-mengajar, administrasi kelas, maupun kolaborasi pembelajaran.
Langkah sistematis ini menunjukkan keseriusan Disdikbud Banggai dalam membangun wajah pendidikan modern lebih responsif, terukur, dan berkarakter pelayanan publik yang kuat.


















