Banggai Cerdas Berbudaya — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Banggai resmi mengajukan permohonan dispensasi libur fakultatif selama dua hari kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai. Permohonan tersebut disampaikan melalui surat bernomor 022/PK-PGRI/KB/Org/XXII/2025 tertanggal 18 November 2025, sebagai bagian dari upaya memaksimalkan keikutsertaan para guru dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) tingkat kabupaten.

Dalam surat yang ditandatangani Ketua PGRI Kabupaten Banggai Jamil Hasyim, S.Pd.I., MM, dan Sekretaris PGRI Nurdin A. Basyarewan, S.Pd., M.Pd. meminta agar sekolah-sekolah tingkat PAUD, SD, dan SMP diberikan dispensasi libur pada Senin, 24 November, dan Selasa, 25 November 2025. Kebijakan tersebut dinilai strategis untuk memastikan seluruh guru dan tenaga kependidikan dapat mengikuti agenda resmi peringatan HUT PGRI dan HGN tanpa mengganggu jalannya pelaksanaan kegiatan.
Peringatan HUT PGRI dan HGN tingkat Kabupaten Banggai tahun ini dipusatkan di Luwuk dengan berbagai agenda besar yang melibatkan OPD, Forkopimda, BUMN/BUMD, serta seluruh anggota PGRI se-Kabupaten Banggai.
Adapun kegiatan yang menjadi dasar pengajuan dispensasi antara lain:
1. Jalan Sehat dan Lomba-Lomba (Senin, 24 November 2025)
Dimulai pukul 05.30 WITA dan diikuti oleh OPD, Forkopimda, serta seluruh anggota PGRI. Kegiatan dilanjutkan dengan senam massal dan berbagai lomba untuk memeriahkan semangat HUT PGRI.
2. Upacara Peringatan HUT Ke-80 PGRI dan HGN (Selasa, 25 November 2025)
Dipusatkan di Alun-Alun Bumi Mutiara Luwuk mulai pukul 07.00 WITA dan dihadiri oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan se-Kabupaten Banggai, serta perwakilan instansi dan lembaga daerah.
3. Seminar Sehari Program Pascasarjana UNG (Rabu, 26 November 2025)
Berlangsung di Ruang Rapat Umum Bupati Banggai dan melibatkan perwakilan peserta dari seluruh kecamatan.
Pengajuan dispensasi ini juga mencerminkan semakin solidnya kepengurusan PGRI Kabupaten Banggai. Di bawah kepemimpinan Jamil Hasyim sebagai Ketua dan Nurdin A. Basyarewan sebagai Sekretaris, organisasi guru terbesar di daerah ini menunjukkan konsistensi dalam membangun wibawa serta kekompakan para pendidik.
Rapat koordinasi bersama pengurus cabang PGRI se-Banggai yang digelar pada 17 November lalu menjadi bukti bahwa persiapan perayaan HUT PGRI dan HGN dilakukan secara matang, terencana, dan melibatkan unsur kepengurusan hingga tingkat kecamatan. Langkah-langkah persiapan tersebut memastikan bahwa puncak perayaan di Luwuk dapat berjalan meriah, tertib, dan memberikan dampak positif bagi peningkatan profesionalisme guru.
PGRI Banggai menegaskan bahwa momentum HUT Ke-80 PGRI bukan sekadar seremoni, melainkan ruang untuk menguatkan identitas profesi, memupuk rasa kebersamaan, serta mengokohkan peran guru sebagai pilar utama pendidikan.
Melalui tembusan resmi kepada Bupati Banggai dan PGRI Provinsi Sulawesi Tengah, PGRI berharap permohonan dispensasi dua hari ini mendapat persetujuan sehingga seluruh tenaga pendidik dapat berpartisipasi penuh dalam setiap agenda.
PGRI Kabupaten Banggai mengapresiasi atas dukungan Pemerintah Daerah dan seluruh pihak terkait. Dengan soliditas dan kekompakan yang terus dipelihara, PGRI Banggai menempatkan diri sebagai organisasi yang semakin kuat, berwibawa, dan terdepan dalam memperjuangkan marwah profesi guru.


















