Banggai Cerdas Berbudaya— Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai memasuki hari terakhir rangkaian Rapat Koordinasi Verifikasi dan Validasi Tunjangan Tambahan Penghasilan (Tamsil) Tahun 2025 serta Validasi Data Pengelolaan Kinerja Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) melalui aplikasi PMM. Setelah lebih dari sepekan turun ke tujuh titik pelaksanaan, agenda resmi ditutup besok pagi Jum’at 28/11, pada sesi layanan terpusat di Toili.

Tim Disdikbud Banggai, dipimpin Plt. Sekretaris Dinas, Syamsul Bahri Lanta, S.STP., bergerak ke 7 titik kecamatan bersama Kasubbag Umum dan Kepegawaian, admin teknis, serta tim analis. Mereka melakukan verifikasi data, memeriksa dokumen, dan memberikan pendampingan langsung kepada seluruh kepala sekolah serta koordinator pendidikan wilayah.
Toili menjadi titik terakhir sekaligus paling padat sepanjang rangkaian kegiatan. Karena dititik ini terdapat 4 kecamatan yakni Toili, Toili Barat, Toili Jaya, dan Moilong. Secara agenda resmi, layanan dijadwalkan berlangsung pada besok pagi. Namun, ketika tim Disdikbud baru tiba di Toili pada malam ini, banyak guru langsung berdatangan meminta agar data mereka dapat segera diperiksa dan diperbaiki. Kondisi tersebut membuat tim yang seharusnya beristirahat terpaksa membuka pelayanan sejak malam sebelum jadwal resmi dimulai.
Antrean pun terus mengalir, sehingga tim memperluas titik layanan hingga ke salah satu kafe di wilayah Toili dan melanjutkan pelayanan sampai larut malam ini.
Pada hari terakhir ini, layanan yang dibuka mencakup:
Dapodik
Sertifikasi Guru
Tamsil Guru 2025
TKG / Dacil Guru
PMM – SKP
Revitalisasi Sarpras TK, SD, dan SMP
“Jadwal seharusnya dimulai besok pagi, tetapi karena guru sudah ada yang datang mulai malam ini dan meminta dilayani, kami memutuskan membuka layanan lebih awal. Prinsipnya, tidak boleh ada yang tertinggal,” ujar Plt Sekdis.
Dengan berakhirnya agenda verifikasi dan validasi besok, Disdikbud Banggai memastikan seluruh satuan pendidikan telah mendapatkan pendampingan lengkap dan layanan teknis menyeluruh. Data yang akurat akan menjadi dasar penyusunan kebijakan, penyaluran Tamsil 2025, serta penguatan manajemen kinerja GTK melalui PMM.


















